Hubungan Karakteristik Internal Petani Dengan Keberhasilan Pertumbuhan Cempaka (Michelia champaca L.) di Demplot Hutan Rakyat

Penulis

  • Irma Yeny Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
  • Murniati Murniati Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
  • Dona Octavia Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

DOI:

https://doi.org/10.59465/jpht.v14i1.851

Kata Kunci:

Cempaka, hutan rakyat, karakteristik petani, korelasi, pertumbuhan

Abstrak

Pembangunan hutan rakyat sering mengalami kegagalan akibat kurangnya pemahaman tentang karakteritik kehidupan petani. Salah satu upaya melestarikan cempaka (Michelia champaca L.) dapat dilakukan dengan pola hutan rakyat. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari hubungan antara karakteristik internal petani (pengetahuan, sikap dan perilaku) dengan keberhasilan tumbuh cempaka. Pembangunan hutan rakyat cempaka dilakukan dua fase yaitu 2012 dan 2013, dengan melibatkan total 36 petani. Penelitian dilakukan melalui wawancara terstruktur responden (petani) dan pengukuran pertumbuhan tanaman cempaka. Analisis dilakukan dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang nyata antara karakteristik internal petani (pengetahuan, sikap dan perilaku) dengan keberhasilan tumbuh cempaka. Hubungan positif ditunjukkan oleh sikap dan perilaku, dimana semakin baik sikap dan perilaku, maka semakin tinggi keberhasilan tumbuh cempaka. Hubungan yang paling kuat ditunjukkan oleh karakteristik perilaku, dimana keberhasilan pertumbuhan cempaka sangat dipengaruhi oleh aktifitas petani dalam pemeliharaan tanaman. Perbedaan hubungan karakteristik petani terhadap keberhasilan tumbuh cempaka membutuhkan pembinaan yang berbeda untuk meningkatkan keberhasilan penanaman. Pembinaan petani dengan karakteristik pengetahuan baik, sikap baik dan perilaku sedang dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan teknik budidaya dan keekonomian cempaka. Sebaliknya pembinaan petani dengan karakteristik pengetahuan kurang, sikap baik dan perilaku baik dapat dilakukan dengan optimalisasi lahan dan penguatan kelembagaan petani. Hasil penelitian ini selanjutnya dapat menjadi acuan pembinaan petani cempaka di Desa Ginanjar pada masa datang.

Referensi

Achmad, B., Hasanu, S., Diniyati, D., & Widyaningsih, T. (2012). Laporan program penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan Kecamatan Ciambar. Jurnal Bumi Lestari, 12(1), 123–136.

Dadang, R. (2007). Peran hutan rakyat dalam perekonomian wilayah Kabupaten Sumedang. Institut Pertanian Bogor.

Fahmi, A.I., Winandi, R., & Kusnandi, N. (2013). Alokasi sumberdaya kawasan hutan rakyat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pendekatan Multi-Objective programing. Jurnal Agribisnis Indonesia, 1(2), 95–106.

Hendriarianti, E. (2010). Analisis isu deforestasi pada daerah tangkapan air Bendungan Lobak Kabupaten Boolang Mongondow Propinsi Sulawesi Utara. Jurnal Specta, 8(16), 39–52.

Isaac, M.E., Erikson, B.H., Quashie-Sam, S.,& Timmer, V. (2007). Transfer of knowledge on agroforestry management practices: The structure of farmer advice networks. Ekology and Society, 12(2), 32–42.

Premono, B.T. & Lestari, S. (2014). Karakteristik petani dan praktek silvikultur Agroforestri kayu bawang (Azadiracta exelca (jack) M. Jacobs) di Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 11(3), 185–197.

Joshi, S., & Arano, K. (2009). Determinants of private forest management decisions: A study on West Virginia NIPF LandownersNo Title. Forest Policy and Econoics, 11, 80–125.

Martin, E., & Galle, F.B. (2009). Motivasi dan karakter sosial ekonomi rumah tangga penanam pohon penghasil kayu pertukangan : Kasus tradisi menanam kayu bawang (Disoxylum molliscimum BL) oleh masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 6(2), 117–134.

McGinity, M.M., Swisher, M.E., & Alavalapati, J. (2008). Agroforestry adoption and maintenance: Self-Efficacy, attitudes and socio-economic factors No Title. Agroforestry Systems, 73, 99–108.

Murniati, & Octavia, D. (2013). Initial growth of four provenances of cempaka (Michelia champaca Linn.) at a genetic conservation plot. Journal of Basic and Applied Scientific Research, 3(6), 267–271.

Octavia, D., & Murniati. (2016). Pertumbuhan awal cempaka (Michelias champaca Linn). Pada plot hutan rakyat di Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sukabumi. Prosiding Seminar Nasional Silikultur III. Bogor. 289–295.

Premono, B.T. & Lestari, S. (2014). Karakteristik petani dan praktek silvikultur Agroforestri kayu bawang (Azadiracta exelca (jack) M. Jacobs) di Kabupaten Bengkulu Tengah. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 11(3), 185–197.

Rizal, H.B., Nurhaedah, & Hapsari, E. (2012). Kajian strategi optimalisasi pemanfaatan lahan hutan rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 4, 216-228.

Sugiyono. (2007). Statistik nonparametrik untuk penelitian. Alfabeta. Bandung.

Sumarlan, Sumardjo, Tjitropranoto, & Gani, D. (2012). Peningkatan kinerja petani sekitar hutan dalam penerapan sistem agroforestri di Pegunungan Kendeng Pati. Jurnal Agro Ekologi, 30(1), 25–39.

Waluyo, E., Ulya, N., & Martin, E. (2010). Perencanaan sosial dalam rangka pengembangan hutan rakyat di Sumatra Selatan. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 7(3), 271–280.

Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Nuha Medica. Yogjakarta.

Winata, A., & Yuliana, E. (2012). Tingkat Partisipasi Petani Hutan dalam Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Perhutani. Jurnal Mimbar, 28(1), 65–76.

Winata, A., & Yuliana, E. (2014). Potensi tegakan sebagai indikator tingkat keberhasilan pengelolaan hutan bersama masyarakat(PHBM) Perhutani. Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi, 15(2), 106–118.

Yulianingtyas, A., Sebayang, H., & Tyasmoro, S.Y. (2015). Pengaruh komposisi media tanam dan ukuran bibit pada pertumbuhan pembibitan tebu (Saccharum officinarum L.). Jurnal Produksi Tanaman, 3(5), 45-57.

Unduhan

Diterbitkan

2017-06-30

Cara Mengutip

Yeny, I., Murniati, M., & Octavia, D. (2017). Hubungan Karakteristik Internal Petani Dengan Keberhasilan Pertumbuhan Cempaka (Michelia champaca L.) di Demplot Hutan Rakyat. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 14(1), 35–49. https://doi.org/10.59465/jpht.v14i1.851

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.