Analisis Tingkat Kerusakan dan Nilai Rehabilitasi Mangrove Di Kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak, Riau

Analysis of Mangrove Degradation Level and Rehabilitation at Value Siak Regency, Riau

Penulis

  • Enny Insusanty Universitas Lancang Kuning
  • Emy Sadjati Universitas Lancang Kuning
  • eno suwarno Universitas Lancang Kuning
  • sri Rahayu Prasetyaningsih
  • Ambar Ratnaningsih
  • Rosita Dewi BRIN

DOI:

https://doi.org/10.59465/jpht.v22i2.840

Kata Kunci:

Mangrove, analisis vegetasi, kerusakan, nilai rehabilitasi

Abstrak

Mangrove merupakan kumpulan vegetasi yang dipengaruhi pasang surut air laut untuk memberikan perlindungan ekosistem terhadap lingkungan darat, sehingga upaya rehabilitasi terhadap kerusakan mangrove menjadi penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi kondisi hutan mangrove dan kerusakannya di Kampung Rawa Mekar Jaya, (2) mengidentifikasi dan mempelajari faktor penyebab kerusakan, dan (3) mengestimasi nilai rehabilitasi. Data diperoleh melalui survei lapangan, pengukuran vegetasi, dan kuesioner kepada masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan dominasi Rhizophora apiculata dengan kerapatan tegakan 902 pohon/ha dan volume tegakan 62 m³/ha. Indeks keanekaragaman sedang, indeks kekayaan tinggi, dan indeks kemerataan rendah, yang menandakan keanekaragaman sedang, dengan distribusi individu relatif merata.  Hutan mangrove dalam kondisi rusak dengan kerapatan tegakan < 1.000 pohon/ha, yaitu 902,4 pohon/ha dengan kondisi tutupan tajuk relatif rendah < 50%. Faktor penyebab kerusakan adanya kegiatan pembalakan liar di hutan mangrove. Nilai rehabilitasi hutan mangrove sebesar Rp 1.123.005.000/tahun. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan dan rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan untuk menjaga fungsi ekologis serta manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat lokal.

Referensi

Akram, A. M., & Hasnidar, H. (2022). Identifikasi Kerusakan Ekosistem Mangrove Di Kelurahan Bira Kota Makassar. Journal Of Indonesian 62 Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari Tropical Fisheries (Joint-Fish) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.33096/joint-fish.v5i1.101

Eddy, S., Mulyana, A., Ridho, M. R., & Iskandar, I. (2015). Degradasi Hutan Mangrove Di Indonesia. Jurnal Lingkungan Dan Pembangunan, Vol.1(3), 240–254

[BPS] Badan Pusat Statistika. (2022). Kecamatan Sungai Apit Dalam Angka

Bengen D.G. (2004). Sinopsis Ekosistem Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut Serta Prinsip Pengelolaannya. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor (PKSPL-IPB).

Dahuri, R. 2003. Keanekaragaman Hayati Laut Aspek Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Goltenboth F, Timotius H, Milan P, Margraf J. (2012). Ekologi Asia Tenggara Kepulauan Indonesia. Salemba Teknika. Jakarta.

Hartati, & Harudu, L. (2016). Identifikasi Jenis-Jenis Kerusakan Ekosistem Hutan Mangrove Akibat Aktivitas Manusia di Kelurahan Lowu-Lowu Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi, 1(1), 30–45.

Kiolol N, Tilaar W, Rotinsulu W (2017) . Pengelolaan Hutan Mangrove Berbasis Masyarakat Di Kampung Kampung Ambong Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Agri-Sosio Ekonomi (13) 3A: 179 – 190

Khan, A. (2006). Keterkaitan Ekologi dan Ekonomi. Bahan Ajar dalam Diklat Valuasi Ekonomi SDA dan Lingkungan. CTRC. Bogor.Tidak diterbitkan

Kusmana, C., S. Wilarso, I. Hilman, P. Pamoengkas, C. Wibowo, T.Tiryana, A. Triswanto, Yunasfi, dan Hamzah. (2003). Teknik Rehabilitasi Mangrove. Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kustanti, A. (2011). Manajemen Hutan Mangrove. Buku. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor. 248 hlm.

Kusumaningrat, M. D., Subiyanto, S., & Yuwono, B. D. (2017). Analisis Perubahan Penggunaan dan Pemanfaatan Lahan terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2009 dan 2017 (Studi Kasus : Kabupaten Boyolali).Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 443–452

Malau, M. N. (2015). Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Mangrove KPHL Gunung Balak Resort Muara Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung. 84 hlm.

Malau, A., Utomo, B., & Harahap, Z. A. (2018). Perubahan Luasan Mangrove dan Hubungannya dengan Produksi Perikanan di Kota Langsa Provinsi Aceh.Jurnal Aquacoastmarine, 6(1),25–34.

Murdiyarso, D., Purbopuspito, J., Kaufman,J. B., Warren, M. W., Sasmito, S. D., Donato, D. C.,Kurniatic, S. (2015). The Potential of Indonesian Mangrove Forest for Global Climate Change Mitigation Nature Climate Change,5,1089–1092.https://doi.org/10.7825/2164-6279.1508

Mulyadi A., Efriyeldi, Ilahi I. (2018). Analisis Deforestasi Hutan Mangrove Di Kampung Rawa Mekar Jaya, Riau. Seminar Nasional Pelestarian Lingkungan (Senpling)

Mulyadi, E., Hendriyanto, O., dan Fitriani, N. (2010). Konservasi hutan mangrove sebagai ekowisata. Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan. 1: 51-58.

Nanulaitta, E. M., Tulalessy, A. ., & Wakano, D. (2019). Analisis Kerapatan Mangrove sebagai Salah Satu Indikator Ekowisata di Perairan Pantai Dusun Alariano Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah.Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 3(2),217–226

Pramudji, (2000). Upaya Pengelolaan Hutan Mangrove Dilihat Dari Aspek Perlindungan Lingkungan. Jurnal Oseana 1(3).

Rotich, B., E. Mwangi, and S. Lawry. (2016). Where Land Meets the Sea; a Global Review of Governance and Tenure Dimensions of Coastal Mangrove Forest. Washington, DC: USAID

Suting, H., Hamsiah, H., & Sultan, D. (2020). Kajian Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat Di Kampung Poreang Kecamatan Tanalili Kabupaten Luwu Utara. Journal Of Indonesian Tropical Fisheries (Joint-Fish) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan, 3(2), 170–177. https://doi.org/10.33096/joint-fish.v3i2.76

Umayah S, Gunawan H, Isda MN (2016). Tingkat Kerusakan Ekosistem Mangrove di Kampung Teluk Belitung Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. Jurnal Riau Biologia 1 (4): 24-30

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Insusanty, E., Sadjati, E., suwarno, eno, Rahayu Prasetyaningsih, sri, Ratnaningsih, A., & Dewi, R. (2025). Analisis Tingkat Kerusakan dan Nilai Rehabilitasi Mangrove Di Kampung Rawa Mekar Jaya Kabupaten Siak, Riau: Analysis of Mangrove Degradation Level and Rehabilitation at Value Siak Regency, Riau. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 22(2), 141–156. https://doi.org/10.59465/jpht.v22i2.840

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.