Intensitas Pemanenan dan Karakteristik Rumpang pada Hutan Alam Bekas Tebangan

Logging Intensity and Canopy Gap Characteristic in Logged-Over Natural Forests

Penulis

  • Rosita Dewi BRIN
  • Prijanto Pamoengkas Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Darwo Darwo Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Ika Heriansyah Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.59465/jpht.v23i1.1056

Kata Kunci:

Hutan alam tropis, intensitas pemanenan, mikroklimat, rumpang

Abstrak

Pembentukan rumpang akibat pemanenan kayu merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kondisi lingkungan dan dinamika tegakan pada hutan alam tropis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran rumpang terhadap parameter mikroklimat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi luas rumpang pada areal hutan produksi alam. Penelitian dilakukan pada rumpang hasil pemanenan yang dikelompokkan menjadi tiga kelas ukuran, yaitu kecil (<1,4 ha), sedang (1,5–2,4 ha), dan besar (2,5–3,4 ha). Parameter yang diamati meliputi kelembapan udara, temperatur udara, leaf area index (LAI), diameter setinggi dada, tinggi bebas cabang, jumlah pohon ditebang, dan volume pohon ditebang. Data dianalisis statistika (analisis ragam, uji lanjut, dan regresi linear berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran rumpang tidak berpengaruh nyata terhadap kelembapan udara, temperatur udara, LAI, Dbh, dan tinggi bebas cabang. Sebaliknya, jumlah pohon yang ditebang dan total volume pohon yang ditebang meningkat secara signifikan seiring bertambahnya ukuran rumpang. Analisis regresi menunjukkan bahwa jumlah pohon yang ditebang merupakan faktor utama yang memengaruhi luas rumpang dengan model terbaik ln (LR) = -2,441 + 0,1723X₁ dan nilai Adjusted R² sebesar 61,90%. Penelitian ini menunjukkan bahwa luas rumpang lebih ditentukan oleh intensitas pemanenan dibandingkan karakteristik individu pohon yang ditebang. Secara ekologis, variasi ukuran rumpang yang diamati masih mampu mempertahankan kondisi mikroklimat yang relatif stabil. Hasil penelitian ini mendukung penerapan sistem silvikultur berkelanjutan melalui pengendalian intensitas pemanenan dan penerapan Reduced Impact Logging untuk menjaga produktivitas serta fungsi ekosistem hutan produksi.

 

Kata kunci: Hutan alam tropis, intensitas pemanenan, mikroklimat, dan rumpang.

Referensi

Brokaw, N. V. . (1985). Gap-phase regeneration in a tropical forest. Ecology, 66(3), 682–687.

Campoe, O. C., Stape, J. L., Mendes, J. C. T., & Ryan, M. G. (2022). Forest canopy recovery and stand dynamics after selective logging in tropical production forests. Canadian Journal of Forest Research, 52(8), 1132–1145.

Chao, W. C., Lin, K. C., Song, G. Z. M., Hsieh, C. F., & Chen, Y. Y. (2023). Multiple canopy opening effects on recruited saplings in a typhoon-disturbed tropical rainforest. Biotropica, 55(2), 396–407.

Denslow, J. S. (1987). Tropical rainforest gaps and tree species diversity. Annual Review of Ecology and Systematics, 18, 431–451.

Dewi, R., & Pamoengkas, P. (2025). Sebaran dan potensi regenerasi alami jenis Schima wallichii (DC.) Korth. di Hutan Pendidikan Gunung Walat. JPHT, 22(2), 91–106.

Dewi, R., Pamoengkas, P., Darwo, & Heriansyah, I. (2025). Komposisi jenis dan potensi tegakan pada rumpang pasca tebangan di Kalimantan Tengah. JPHT, 22(1), 28–46.

Elias, & Simangunsong, B. C. H. (2023). Does gap opening and planting to rehabilitate the degraded tropical natural forests affect the forest composition and structure? Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 28(3), 292–304. https://doi.org/https://doi.org/10.7226/jtfm.28.3.292

Gomez, K. A., & Gomez, A. A. (1984). Statistical procedures for agricultural research (2nd Editio). John Wiley & Sons.

Gorgens, E. B., Keller, M., Jackson, T., Marra, D. M., Reis, C. R., Almeida, D.R.A. Coomes, D. A., & Ometto, J. P. H. B. (2023). Out of steady state: Tracking canopy gap dynamics across Brazilian Amazon. Biotropica, 55(4), 1032–1046. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/btp.13226

Hammond, M. E., Pokorný, R., Abugre, S., Gyedu, A., & Ofori, D. A. (2022). Natural regeneration in logging gaps of different sizes in Subri River Forest Reserve (Ghana). Journal of Forestry Research, 33(4), 1157–1174. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s11676-021-01435-4

Martins, S. V., Rodrigues, R. R., Gandolfi, S., & Calegari, L. (2021). Gap size influences forest restoration trajectories in tropical forests. Trees, 35(6), 1753–1766.

Montero, S. A., & Ellis, E. A. (2023). Carbon stock recovery from tree regeneration following selective logging in tropical forests of the Yucatán Peninsula. Carbon Management, 14(1), 2238672.

Nakamura, A., Kitching, R. L., Cao, M., Creedy, T. J., Fayle, T. M., Freiberg, M., Hewitt, C. N., Itioka, T., Koh, L. P., Ma, K., Malhi, Y., Mitchell, A., Novotny, V., Ozanne, C. M. P., Song, L., Wang, H., & Ashton, L. A. (2021). Forests and their canopies: Achievements and horizons in canopy science. Trends in Ecology & Evolution, 36(11), 1015–1028.

Pang, J., Kho, L. K., Riutta, T., Saner, P., Nilus, R., & Reynolds, G. (2024). Soil wetting triggered by selective logging in Bornean lowland tropical rainforests. Forest Ecology and Management, 569, 122181. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.foreco

Schwartz, N. ., Uriarte, M., DeFries, R., Gutierrez-Velez, V., & Pinedo-Vasquez, M. Baethgen, W. (2021). Long-term forest recovery following selective logging in tropical forests. Forest Ecology and Management, 496, 119404.

Senior, R. A., Hill, J. K., González del Pliego, P. Goode, L. K., & Edwards, D. P. (2024). Structural changes caused by selective logging undermine the thermal buffering capacity of tropical forests. J.Agrformet, 348, 109912. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/.2024.109912

Winstanley, P., Dalagnol, R., Mendiratta, S., Braga, D., Galvão, L. S., & Bispo, P. C. (2024). Post-logging canopy gap dynamics and forest regeneration assessed using airborne LiDAR time series in the Brazilian Amazon with attribution to gap types and origins. Remote Sensing, 16(13), 2319. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/rs16132319

Zebaze Dongmo, D., Gorel, A., Gillet, J. F., Doucet, J. L., & Fayolle, A. (2023). Natural regeneration in tropical forests along a disturbance gradient in southeastern Cameroon. Forest Ecology and Management, 547, 121402.

Zhang, B., Fischer, F. J., Coomes, D. A., & Jucker, T. (2023). Logging leaves a fingerprint on the number, size, spatial configuration and geometry of tropical forest canopy gaps. Biotropica, 55(2), https://doi.org/10.1111/btp.13190.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Dewi, R., Pamoengkas, P., Darwo, D., & Heriansyah, I. (2026). Intensitas Pemanenan dan Karakteristik Rumpang pada Hutan Alam Bekas Tebangan: Logging Intensity and Canopy Gap Characteristic in Logged-Over Natural Forests. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 23(1), 67–80. https://doi.org/10.59465/jpht.v23i1.1056

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >> 

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.