Pengaruh Teknik Persiapan Lahan Terhadap Serangan Hama Penyakit Pada Tegakan Bambang Lanang

Penulis

  • Asmaliyah Asmaliyah Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang
  • Abdul Hakim Lukman Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang
  • Nina Mindawati Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

DOI:

https://doi.org/10.59465/jpht.v13i2.860

Kata Kunci:

Bambang lanang, hama, pemyakit, penyiapan lahan

Abstrak

Penyiapan lahan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan serangan hama dan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika serangan hama dan penyakit pada tegakan bambang lanang berdasarkan teknik persiapan lahan yang sudah dilakukan. Penyiapan lahan dilakukan dengan cara tebas total, jalur dan cemplongan. Pengamatan persentase dan intensitas serangan hama penyakit dilakukan selama 2 tahun. Hama yang ditemukan adalah ulat daun Graphium agamemnon L. (Papilionidae; Lepidoptera), ulat pelipat daun Sorolopha cumarotis (Tortricidae; Lepidoptera) dan ulat pengorok daun. Penyakit yang ditemukan adalah bercak daun yang disebabkan Colletotrichum sp., Cercospora sp. dan Curvularia sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan hama dan penyakit cenderung menurun pada semua perlakuan penyiapan lahan sejalan dengan peningkatan umur tanaman. Perlakuan teknik penyiapan lahan secara total memiliki tingkat kerusakan tanaman yang paling rendah.

Referensi

Altieri, M.A and Nicholl, C.I. 2003. Soil fertility management and insect pests: harmonizing soil and plant health in agroecosystems. Soil and Tillage Research vol.72 issue 2 August 2003.

Anonim 2012. Pengamatan dan pengendalian OPT. http://yanorchid.multiply.com. Tanggal akses 18 Juni 2012.

Apriyadi, A.R., W.S. Wahyuni, V. Supartini. 2013. Pengendalian penyakit patik (Cercospora nicotianae) pada tembakau NA OOGST Secara in-vivo dengan ekstrak daun gulma kipahit (Tithonia diversifolia). Berkala Ilmiah PERTANIAN. Vol. 1, No. 2, November 2013.

Asmaliyah dan A. Imanullah. 2012. Pengamatan serangan hama dan penyakit pada tanaman bambang lanang (Michelia champaca) pada hutan rakyat di Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Balai Penelitian Kehutanan Palembang. Palembang, 23 Oktober 2012.

Asmaliyah, A. Imanullah dan N. Andriyani . 2013. Teknik pengendalian hama dan penyakit jenis Bambang Lanang. Laporan Hasil Penelitian Tahun Anggaran 2012. Balai Penelitian Kehutanan Palembang

Chadeganipour, M., S. Shadzi, S. Nilipour, and G. Ahmadi. 2010. Airborne Fungi in Isfahan and Evaluation of Allergenic Responses of Their Extracts in Animal Model. JJM 3(4). http://www.sid.ir/en/VEWSSID/

Champeil, A., T. Dore and J. F. Fourbet. 2004. Fusarium head blight: epidemiological origin of the effects of cultural practices on head blight attacks and the production of mycotoxins by Fusarium in wheat grains. Plant Science Vol. 166, issue 6, Juni 2004.

Direktorat Perlindungan Tanaman. 2000. Pedoman pengamatan dan pelaporan tanaman pangan. Jakarta (10): Departemen Pertanian.

Hasibuan, Z. 2013. Pengaruh jarak tanam dan olah tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis varietas master sweet. Popular Posts. Tanggal akses 2 Desember 2015.

Hobbs, P.R., K. Sayre and R. Gupta. 2008. The role of conservation agriculture in sustainable agriculture. The Royal Society Publishing. rstb.royalsocietypublishing.org.

Kalshoven, L.G.E. 1981. Pests of Crops in Indonesia. PT. Ichtiar Baru – Van Hoeve, Jakarta.

Lukman, A.H., A.P. Yuna dan Kusdi. 2013. Teknik Silvikultur Jenis Bambang Lanang. Laporan Hasil Penelitian Tahun 2013. Balai Penelitian Kehutanan Palembang (Tidak dipublikasikan)

Mamengkey, G.S.J dan E. Senewe. 2011. Intensitas dan laju infeksi serangan penyakit karat daun (Uromyces phaseoli) pada tanaman kacang merah. Eugenia Vol:17 No:13, Desember 2011.

Mile, M.Y. 2007. Prinsip-prinsip dasar dalam pemilihan jenis, pola tanam dan teknik produksi agribisnis hutan rakyat (.(Basic Principle on Species Choice and Production Techniques of Community Forestry Agribisnis). Info Teknis Vol.5, No.2, September 2007.Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan.

Morris, N.L., P.C.H. Miller, J.H. Orson and R.J. Froud-Williams. 2010. The adoption of non-inversion tillage systems in the United Kingdom and the agronomic impact on soil, crops and the environment – A Review. Soil and Tillage Research vol.108, isuuse 1-2, 2010.

Nuri, S.F. 2005. Dampak penyiapan lahan Acacia crassicarpa terhadap serangan penyakit busuk akar putih. Skripsi Mahasiswa Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan, IPB.

Nyland, R.D. 2001. Silviculture concept and apllication. Second Edition. Mc. Graw Hill. University of Minnesota, USA.

Oka, I.N. 2005. Pengendalian Hama Terpadu dan Implementasinya Di Indonesia. Cetakan Ketiga. Gadjah Mada University Press.

Republika Online. 2014. Kemenhut: Pengolahan kayu andalkan hutan tanaman. Minggu 26 januari 2014. http://www.republika.co.id. Tanggal akses 20 April 2014.

Sembel, D.T. 2012. Dasar-dasar Perlindungan Tanaman. Penerbit Andi Yogyakarta.

Soesanto, L ., E. Mugiastuti, dan R. F. Rahayuniati. 2011. Inventarisasi dan Identifikasi Patogen Tular-tanah pada Pertanaman Kentang di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Hortikultura. Vol. 21 No. 3, 2011

Sumardi dan S.M. Widyastuti. 2004. Dasar-dasar Perlindungan Hutan. Gadjah Mada University Press.

Untung, K. 2013. Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu (Edisi Kedua). Cetakan Keenam. Gadjah Mada University Press.

Untung, K. 2010. Diktat Dasar-dasar Ilmu Hama Tanaman. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta.

Wahyuningtyas, R.S. 2010. Melestarikan lahan dengan olah tanah konservasi. Galam Volume IV No.2, 2010.

Widiatmoko, T., dan Supartoto. 2002. Penerapan Teknologi Tanpa Olah Tanah(TOT) dalam Upaya Pengendalian Gulma Pada Sistem Tumpangsari Jagung/Kedelai. Jurnal Agrin. Fakultas Pertanian Unsoed. Purwokerto. 5 (11), 2002.

Unduhan

Diterbitkan

2016-12-30

Cara Mengutip

Asmaliyah, A., Hakim Lukman , A., & Mindawati, N. (2016). Pengaruh Teknik Persiapan Lahan Terhadap Serangan Hama Penyakit Pada Tegakan Bambang Lanang. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 13(2), 139–155. https://doi.org/10.59465/jpht.v13i2.860

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.