PERAN TAMAN KEHATI MEKARSARI DALAM MENGANTISIPASI KENAIKAN SUHU PERMUKAAN DI KABUPATEN SUKABUMI

Penulis

  • Merisa Nur Azmi Institut Pertanian Bogor Jln Raya Darmaga 16001 Tlp./Fax: 0251-8622642
  • Siti Badriyah Rushayati Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor, Kampus Fahutan IPB Darmaga 16001 Tlp./Fax: 0251-8621947
  • Hendra Gunawan Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Jln. Gunung Batu No. 5 Bogor, Jawa Barat, Indonesia Tlp. (0251) 8633234; Fax (0251) 8638111

Kata Kunci:

Taman Kehati, tutupan lahan, suhu permukaan

Abstrak

Peningkatan tutupan lahan terbangun dan berkurangnya ruang terbuka hijau menjadi penyebab perubahan unsur-unsur iklim di suatu wilayah, salah satunya suhu permukaan. Teknologi penginderaan jauh dapat memberikan data spasial yang akurat dalam waktu yang relatif singkat. Penelitian dilakukan untuk mengetahui peran Taman Kehati Mekarsari dalam mengantisipasi kenaikan suhu permukaan di Sukabumi, Jawa Barat berdasarkan kondisi tutupan lahan tahun 2000, 2003, dan 2017 di Taman Kehati dan enam desa sekitarnya. Citra Landsat 5 TM tahun 2000, Landsat 7 ETM tahun 2003, dan Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2017 digunakan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan, suhu permukaan, dan dihubungkan dengan kondisi kerapatan tajuk. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa tutupan lahan mengalami perubahan tiap tahun. Pada tahun 2017 Desa Caringin yang di dalamnya terdapat Taman Kehati Mekarsari memiliki tutupan lahan vegetasi pohon paling luas sebesar 151,86 ha dan berpengaruh dengan tingkat kerapatan vegetasi yang paling tinggi dibanding desa lain di sekitarnya. Kondisi luas tutupan lahan vegetasi pohon dan kerapatan vegetasi yang tinggi di Desa Caringin berhubungan dengan suhu permukaan di desa tersebut. Desa Caringin memiliki luas wilayah dengan suhu permukaan nyaman optimal pada kelas 22- < 24oC terbesar dibanding desa lainnya. Pengelolaan  Taman  Kehati  Mekarsari  selama  kurun  waktu  2000-2017  mampu  memberikan  pengaruh terhadap peningkatan tutupan lahan vegetasi, kerapatan vegetasi, dan kondisi suhu permukaan khususnya di Desa Caringin.

Referensi

Ahmad, F., Arifin, H., Dahlan, E., Effendy, S., & Kurniawan, R. (2012). Analisis hubungan luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan perubahan suhu di kota Palu. Jurnal Hutan Tropis, 173-180.

Bappeda Sukabumi. (2016). Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2016-2021. Sukabumi: BAPPEDA Kabupaten Sukabumi.

Gunawan, H., & Sugiarti. (2015). Keanekaragaman Fauna Taman Kehati Mekarsari, Sukabumi, Jawa Barat. Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, (pp. 1821-1827). Bogor.

Gunawan, H., & Sugiarti. (2015). Pelestarian Keanekaragaman Hayati Ex Situ Melalui Pembangunan Taman Kehati oleh Sektor Swasta: Lesson Learned dari Group Aqua Danone Indonesia. Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, (pp. 565-573). Bogor.

Gunawan, H., Rachim, S., Mukarom, U., & Tahrodin. (2014). Baseline Study Kenaekaragaman Hayati Flora dan Fauna Taman Kehati Mekarsari PT. Aqua Golden Mississippi. Sukabumi: PT. Aqua Golden Mississippi.

Indriyanto. (2012). Ekologi Hutan. Jakarta: Bumi Aksara.

Joga, N., & Ismaun, I. (2011). RTH 30% Resolusi (kota) Hijau. Jakarta: PT Gramedia Pustakan Utama.

Koomen, E., Rietveld, & Nijs. (2008). Modelling land-use change for spasial plannig support. Anals of Regional Science, 1-10.

Lasmini, F., Nurmalina , R., & Rifin, A. (2016). Efisiensi teknis usaha tani padi petani peserta dan petani non- peserta program SL-PTT di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 59-68.

Long, H., Cai, Y., & Wan, J. (2006). Sustainability evaluation of land use in development zones: the case of Kunshan. Acta Geographica Sinica, 719-728.

Lufilah, S., Makalew, A., & Sulistyantara, B. (2016). Pemanfaatan citra landsat 8 untuk analisis Indeks Vegetasi di DKI Jakarta. Jurnal Lanskap Indonesia,73-80.

Nugroho, S., Wijaya, A., & Sukmono, A. (2015). Analisis pengaruh perubahan vegetasi terhadap suhu permukaan di wilayah Kabupaten Semarang menggunakan metode penginderaan jauh. Jurnal Geodesi Undip, 253-263.

Purwanto, A. (2015). Pemanfaatan citra landsat 8 untuk Identifikasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Edukasi, 27-36.

Sobirin, & Fatimah. (2015). Urban heat island kota Surabaya. Geoedukasi,, 46–69.USGS. (2016). Landsat 8 (l8) Data Users Handbook. United States of America.

Utomo, A., Suprayogi, A., Sasmito, A., & Bandi. (2013). Analisis hubungan variasi land surface temperature dengan kelas tutupan lahan menggunakan data citra satelit landsat (studi kasus : Kabupaten Pati). Jurnal Geodesi Undip, 13-22.

Wahyuni, S., Guchi, H., & Hidayat, B. (2014). Analisis perubahan penggunaan lahan dan penutupan lahan tahun 2003 dan 2013 di Kabupaten Dairi. Jurnal Agrotekoteknologi, 1310-1315.

Wiweka. (2014). Pola suhu permukaan dan udara menggunakan citra satelit landsat multitemporal. Jurnal Ecolab,11-22.

Wonorahardjo, S. (2012). New concepts on distric planning based on heat islands investigation. Procedia, 235-242.

Unduhan

Diterbitkan

2018-12-31

Cara Mengutip

Nur Azmi, M., Badriyah Rushayati, S., & Gunawan, H. (2018). PERAN TAMAN KEHATI MEKARSARI DALAM MENGANTISIPASI KENAIKAN SUHU PERMUKAAN DI KABUPATEN SUKABUMI. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 15(2), 111–124. Diambil dari https://ejournal.aptklhi.org/index.php/JPHKA/article/view/677

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.