Dampak Ketidaksesuaian Lahan Terhadap Fungsi Ekologis Sempadan Sungai dan Implikasinya Terhadap Penataan Ruang Kota Kefamenanu

Penulis

  • Yeremias Binsasi Universitas Timor
  • Faustinus Kadha Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Universitas Timor
  • Prisila Liberti Seran Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Universitas Timor
  • Remegius Binsasi Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Universitas Timor
  • Polikarpia Wilhelmina Bani Program Studi Biologi Fakultas Pertanian Sains dan Kesehatan Universitas Timor

DOI:

https://doi.org/10.59465/jphka.v23i1.777

Kata Kunci:

Dampak Ekologis, Pengelolaan Lahan Berkelanjutan, Restorasi Ekosistem, Sistem Informasi Geografis

Abstrak

Daerah sempadan sungai memiliki fungsi ekologis penting sebagai penyangga aliran air, pengendali erosi, serta habitat bagi keanekaragaman hayati. Namun, perubahan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kerap menimbulkan degradasi fungsi ekologis kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan lahan, mengevaluasi tingkat ketidaksesuaian terhadap RTRW, serta mengidentifikasi dampak ekologis yang terjadi di daerah sempadan sungai Kecamatan Kota Kefamenanu. Penelitian dilakukan pada Januari–Juli 2025 dengan pendekatan spasial dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui citra satelit, peta RTRW, observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi dokumen. Analisis spasial dilakukan dengan interpretasi citra menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan overlay peta penggunaan lahan terhadap RTRW. Hasil kajian menunjukkan adanya peningkatan luas kawasan hutan dari 46,2 hektare (10,82%) pada tahun 2008 menjadi 176,4 hektare (41,32%) pada tahun 2024, serta penurunan luas lahan pertanian lahan kering dari 266,51 hektare menjadi 126,24 hektare. Namun demikian, ketidaksesuaian pemanfaatan lahan dengan RTRW masih terjadi pada 58,68% dari total luas wilayah sempadan sungai, terutama pada lahan terbangun dan lahan pertanian. Dampak ekologis yang teridentifikasi antara lain peningkatan sedimentasi dan erosi tepian sungai, berkurangnya luas badan air, fragmentasi habitat, dan berkurangnya keanekaragaman hayati. Hambatan implementasi kebijakan mencakup minimnya sosialisasi, lemahnya penegakan hukum, dan belum optimalnya pengawasan serta partisipasi masyarakat

Referensi

Dahlan, D., Iqbar, I., Sari, E. P., & Nizamuddin, N. (2021). Evaluasi Kesesuaian Peruntukan Lahan di Sempadan Sungai Krueng Lamnyong, Provinsi Aceh. Rona Teknik Pertanian, 14(2): 116–125. https://doi.org/10.17969/rtp.v14i2.23188.

Demaq, L.O.M.K., Widiasih, N.P.S., & Patudju, L. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Rencana Penataan Ruang Kawasan Industri Nambo. Jurnal Hukum Positum, 7(2): 293 – 313.

Denning, P., & Schulte, S. (2024). Integrative Review of Riparian Buffer Benefit in Urbanized Watersheds. Midwestern Journal of Undergraduate Sciences, 3(1): 24-28.

Desti, I., & Ula, A. (2021). Analisis sumber Daya Alam Air. Jurnal Sains Edukatika Indonesia (JSEI), 3(2): 17-24.

Gyamfi, C., Ndambuki, J. M., & Salim, R. W. (2016). Simulation of Sediment Yield in a Semi-Arid River Basin Under Changing Land Use: An Integrated Apporoach of Hydrologic Modelling and Proncipal Component Analysis. Sustainability, 8: 1-17.

Haurissa, D., Rondonuwu, D. M., & Tilaar, S. (2019). Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang kawasan Perkotaan Merauke. Jurnal Spasial, 6(3): 646-657.

Hilty, J., Worboys, G. L., Keeley, A., Woodley S., Lausche, B., Locke, H., Carr, M., Pulsford, I., Pittock, J., White, J. W., Theobald, D.M., Levine, J., Reuling, M. Watson, J. E.M., Ament, R., & Tabor, G. R. (2020). Guidelines for Conserving Connectivity Through Ecological Networks and Corridords. Best Practice Protected Area Guidelines Series No.30. Gland, Switzerland: IUCN.

Huberman, A. M., Miles, M. B., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Source Book (3rd ed.). Sage Publishing.

Ilham, R. M., & Suheri, T. (2020). Evaluasi Guna Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang di Kecamatan Cilengkrang. Jurnal Wilayah dan Kota, 7(02): 64 - 72.

Kementerian ATR/BPN. (2021). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia No.11 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Penyusunan, Peninjauan Kembali, Revisi dan Penerbitan Persetujuan Substansi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, Kabupaten Kota dan Rencana Detail Tata Ruang. Jakarta: Kementerian ATR.

Majumdar, A., & Avishek, K. (2023). Riparian Zone Assessment and Management: An Integrated Review Using Geospatial Technology. Water Air Soil Pollut, 1: 234-319.

Miroslove, D. T. E., Umamah, R., & Falasifah N. (2024). Menggali Potensi Kampung Melalui Pemetaan Partisipasif Pendekatan Komunitas dalam Pembangunan Berkelanjutan di Dupak Magersari Surabaya. Al-I'TIMAD, 2(2): 195-220.

Nugroho, N. A. A., Sudarsono, B., & Sabri, L. M. (2021). Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap RTRW Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Studi kasus: Kec.Pedurungan dan Kec.Tembalang, Kota Semarang). Jurnal Geodesi Undip, 10(1): 133 - 142.

Palmate, S. S., Pandey, A., Tigabu, T. B., Mercado-Bettin, D., Fohrer. N., & Wagner, P. D. (2025). A Conceptual Framework to Disentangle Land Use and Climate Change Impacts On Water Balance Components and Sediment Yield. Environment, Development and Sustainability, 27: 7033-7061.

Perkasa, D., Istiqomah, D. A., & Aisiyah, N. (2022). Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah di Kecamatan Syamtalira Aaron Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Widya Bhumi, 2(2): 152 - 165.

Purwanti, N., Rahim, S., & Hamidun, M. S. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Rehabilitas hutan dan Lahan di Kabupaten Bone Bolango (Studi Kasus di Desa Meranti Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango). Jurnal Belantara. 5(1): 72-80.

Rahmawati, Y. D. (2015). Self-Organization Urban Transformation, and Spatial Planning in Greater Jakarta, Indonesia. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 26(3): 147-165.

Rahmadani, F., Ilato, R., & Isa, R. (2025). Evaluasi Implementasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam Pemanfaatan Pasar Sentral di Kota Gorontalo. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sisial, 2(7): 12 – 16.

Ramadhanty, L. T., Krisantia, I., Pangaribowo, R., & Trisakti, U. (2019). Evaluasi Penggunaan Lahan Pada Sempadan Sungai Citarum di Kawasan Perkotaan Karawang Jawa Barat. Seminar Nasional Cendekiawan ke 5.

Ratnasari, D., Astiani, D., Prayogo, H., & Darkono. (2024). Perencanaan Pemanfaatan Ruang Partisipatif Secara Digital: Sebuah Inovasi dalam Pemetaan Partisipatif. Jurnal Hutan Lestari, 12(1): 204 – 214.

Reid, A. J., Carlson, K., Creed, I. F., Eliason, E. J., Gell, P. A., Johnson, P. T. J., Kidd, K. A., MacCormack, T. J., Olden, J. D., Ormerod, S. J., Smol, J. P., Taylor, W.W., Tockner, K., Vermaire, J.C., Dudgeon, D., & Cooke, S. J. (2019). Emerging Threats and Persistent Conservation Challenges for Freshwater Biodiversity. Biological Reviews, 94): 849-873.

Ridwan, M., & Sarijito, J. (2024). Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Kejadian Banjir di Daerah Aliran Sungai. Enviro, 26(1): 38-45.

Shukla, S., Khire, M. V., & Gedam, S. S. (2014). Monitoring Land Use/Land Cover Change in A River Basin Due to Urbanization Using Remote Sensing and GIS Approach.The Internationational Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences, 8: 949-953.

Siahaan, R., Ai N, S., Rengkung F, R, D. (2020). Peran Vegetasi Riparian dalam Mencegah Erosi Tebing Sungai Ranoyapo Bagian Hulu, Kabupaten Minahasan Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Lentera, 1(1): 10-12.

Singh, R., Tiwari, A. K., & Singh, G. S. (2021). Managing Riparian Zones for Health Improvement: An Integrated Apporoach. Landscape and Ecologica Engineering, 17: 195-223.

Sofiandi, A. (2024). Penegakan HukumTerhadap Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Kawasan Garis Sempadan Sungai di Kabupaten Sintang. Perahu: Jurnal Ilmu Hukum, 12(1): 87 – 102.

Sulistiyowati, E., Saputro, D. E., & Aisah, S. (2025). Riparian Vegetation and Perception of Ecosystem Sevices in the Upper Gajahwong River, Yogyakarta, Indonesia. AL-KAUNIYAH:Jurnal Biologi, 18(2): 294-302.

Sura, V. D., Tilaar, S., & Rogi, O. H. A. (2023b). Evaluasi Pemanfaatan Lahan Sempadan Sungai Sa’Dan. Jurnal Spasial, 10(1): 64 - 73.

Surtiani, Y., & Budiati, L. (2015). Evaluasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Juwana pada Kawasan Gunung Muria Kabupaten Pati. Jurnal Pembangunan dan Wilayah Kota, 11(1): 117-128.

Syahrula, S., Tilaarb, S., & Siregarc, F. (2023). Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Kerawanan Banjir di Perkotaan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Sabua, 12(2): 22-28.

Talakua, S. M. (2019). Identifikasi Degradasi Tanah dan Pengaruh Faktor Penggunaan Lahan Terhadap degradasi Tanah pada Semak Belukar dan Hutan Sekunder di Kecamatan Kairatu Kabupaten seram Bagian Barat Proponsi Maluku. Jurnal Budidaya Pertanian, 15(1): 13-20.

Tha, T., Piman, T., Bhatpuria, D., & Ruangrassame, P. (2022). Assessment of Riverbank Erosion Hotspots Along the Mekong River in Cambodia Using Remote Sensing and Hazard Expusure Mapping. Water, 14: 1-23.

Turnip, D. S. P., Hasymim, A. W., & Parlindungan, J. (2022). Pengendalian Pemanfaatan Ruang pada Kawasan Sempadan Sungai. Planning for Urban Region and Environment,11(3): 37 - 46.

Wasis, B., Harlan, D., & Putra, M. H. W. (2020). Impact of Forest Land Cover on Runoff, Erosion and sedimenstation in the Karai Watershed, Simalungun Regency, North Sumatra Province, Indonesia. Archives of Agriculture and Enviroment Science, 5(1): 40-40.

Widiyanto, A., & Hani, A. 2018. Pola Penggunaan Lahan di Sempadan Sungai Cinangka, Sub Daerah Aliran Sungai Cimanuk Hulu. Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran SUngai, 2(1): 61 - 72. https://doi.org/10.20886/jppdas.2018.2.1.61-72

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Binsasi, Y., Kadha, F., Seran, P. L., Binsasi, R., & Bani, P. W. (2026). Dampak Ketidaksesuaian Lahan Terhadap Fungsi Ekologis Sempadan Sungai dan Implikasinya Terhadap Penataan Ruang Kota Kefamenanu. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 23(1). https://doi.org/10.59465/jphka.v23i1.777

Artikel Serupa

<< < 2 3 4 5 6 7 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.