Kelimpahan Anggrek (Orchidaceae) di Hutan Rawa Gambut Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Mungku Baru Kalimantan Tengah
Abundance of Orchids (Orchidaceae) in the Peat Swamp Forest of the Forest Area with Special Purpose (KHDTK) Mungku Baru, Central Kalimantan
DOI:
https://doi.org/10.59465/jphka.v22i2.753Kata Kunci:
orchids, diversity, structureAbstrak
Keberadaan anggrek di kawasan hutan memiliki peran ekologis penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman anggrek serta hubungan nilai NDVI dan LST terhadap keberadaan anggrek di KHDTK Mungku Baru. Penelitian dilakukan pada tanggal 3 sampai 29 November 2023 dengan durasi pengambilan sampel penelitian dari pagi (07.00 – 08.00 WIB), siang (10.00 – 12.00 WIB), dan sore (15.00 – 16.00 WIB) dengan menggunakan metode purposive sampling dengan teknik line transect (menarik garis lurus suatu area pengamatan yang terstandarisasi). Data yang dikumpulkan meliputi peta NDVI dan LST, identifikasi jenis anggrek, kondisi lingkungan, posisi vertikal anggrek pada pohon inang, serta jenis dan karakteristik kulit pohon inang. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan lima genus anggrek epifit dan dua genus anggrek terestrial, dengan spesies dominan yaitu Broomhedia reinwardtiana. Nilai indeks keanekaragaman dan keseragaman termasuk kategori relatif rendah. Pola sebaran anggrek bervariasi, meliputi pola mengelompok, acak, dan teratur. Anggrek umumnya ditemukan pada zona batang pohon bagian bawah (zona 1 dan 2) dengan kondisi lingkungan suhu 28–30°C, kelembaban 87–88%, intensitas cahaya 2500–2700 lux, suhu batang 27°C, suhu tanah 25–27°C, dan ketinggian 58–94 mdpl. Ditemukan sembilan jenis pohon inang, salah satunya Syzygium sp. Nilai NDVI berkisar antara 0,627–0,706 dan termasuk kategori tinggi, sedangkan nilai LST menunjukkan suhu permukaan relatif rendah. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan tutupan vegetasi dan kondisi mikrohabitat berperan penting dalam mendukung keberadaan dan sebaran anggrek. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam upaya konservasi anggrek serta pengelolaan kawasan KHDTK Mungku Baru secara berkelanjutan.
Referensi
Amalia, R., Lovadi, I., & Linda, R. (2015). Kekayaan Jenis Anggrek Di Hutan Alam Desa Beginjan Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Protobiont, 4(1), 170–177.
Ariyanti, E. E., & Pa’i. (2008). Inventarisasi Anggrek di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Biodiversitas, 9(1), 21–24.
Aulia, A. N., & Hakim, L. (2019). Technique For Sustainable Development Along Trisula Waterfall Ranu-Pani, Bromo Tengger Semeru National Park : A Case Of Epiphytic Orchid Conservation. Journal of Environmental Engineering & Sustainable Technology JEEST, 06(01), 16–22. http://jeest.ub.ac.id
Azhali, F. M., & Jaelani, L. M. (2020). Analisis Pola Distribusi Dan Pola Perubahan Suhu Permukaan Tanah Di Kota Surabaya MAnalisis Pola Distribusi Dan Pola Perubahan Suhu Permukaan Tanah Di Kota Surabaya Menggunakan Citra Landsat 8 Dan Stasiun Cuaca Otomatisenggunakan Citra Landsat 8 Dan Stasiun Cuaca Otomatis. Geoid, 15(2), 264–273.
Berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan, T., Agusta Pemimpin Redaksi, A., in Chief Kimia Bahan Alam, E., Penelitian Biologi -LIPI Kusumadewi Sri Yulita Redaksi Pelaksana, P., Editor Sistematika Molekuler Tumbuhan, M., Penelitian Biologi -LIPI Gono Semiadi Mammalogi, P., Penelitian Biologi -LIPI Atit Kanti Mikrobiologi, P., Penelitian Biologi -LIPI Siti Sundari Ekologi Lingkungan, P., Penelitian Biologi -LIPI Arif Nurkanto Mikrobiologi, P., Penelitian Biologi -LIPI Kartika Dewi Taksonomi Nematoda, P., Penelitian Biologi -LIPI Dwi Setyo Rini Biologi Molekuler Tumbuhan, P., Penelitian Biologi -LIPI, P., Astuti, L., Ariasari, N., & Penelitian Biologi-LIPI, P. (2019). Tim Redaksi (Editorial Team) Desain dan Layout (Design and Layout) Kesekretariatan (Secretary) Alamat (Address) (Vol. 18, Issue 3).
Cahyanto, T., Paujiah, E., & Yuliandiana, V. (2018). Anggrek Epifit di Kawasan Konservasi Cagar Alam Gunung Tilu, Jawa Barat: Komposisi Spesies dan Jenis Pohon Inangnya. . . Jurnal Bioma, 7(1).
Filippa, G., Cremonese, E., Migliavacca, M., Galvagno, M., Sonnentag, O., Humphreys, E., & Richardson, A. D. (2018). NDVI derived from near-infrared-enabled digital cameras: Applicability across different plant functional types. Agricultural and Forest Meteorology. 275–285.
Gerry, Y., Permatasari, F., & Dewi, R. K. (2020). Keanekaragaman Anggrek di Taman Anggrek Badak LNG. ITS Press, Surabaya.
Govaerts, R., Bernet, P., Kratochvil, K., Gerlach, G., Carr, G., Alrich, P., Pridgeon, A. M., Pfahl, J., Camppacci, M. A., Baptista, D. H., Tigges, H., Shaw, J., Cribb, P., George, A., Kreut, K., & Wood, J. (2019). Word Checklist of Orchidaceae. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew. Published on the Internet.
Kaliappan, S. B., Gunasekaran, Y., Smyrna, R., & Meena, R. S. (2019). Soil and environmental management. In Sustainable Management of Soil and Environment (pp. 1–27). Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-13-8832-3_1
Marlina, D. (2022). ). Klasifikasi Tutupan Lahan pada Citra Sentinel-2 Kabupaten Kuningan dengan NDVI dan Algoritme Random Forest. STRING (Satuan Tulisan Riset Dan Inovasi Teknologi), 7(1), 41–49.
Melissa WI, & Ackerman JD. (2015). Terrestrial orchids in a tropical forest: Best sites for abundance differ from those for reproduction. Ecology , 96(3), 693–704.
Murtiningsih, I., Sri, N., & Muslimin. (2016). Karakteristik Pohon Inang Anggrek Di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (Studi Kasus Desa Mataue, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi. Jurnal Warta Rimba , 4(2), 32–39.
Nurfadilah, S. (2015). Diversity of Epiphytic Orchids and Host Trees (Phorophytes) in Secondary Forest of Coban Trisula, Malang Regency, East Java, Indonesia. Biotropia, 22(2), 120–128.
O’Byrne, P. (2016). Trixspermum in Borneo; 24 New and Old Spesies. Malesian Orchid Journal, 18, 74.
O’Malley, K. ,. (2009). Patterns of abundance and diversity in epiphytic orchids on Parashorea malaanonan trees in Danum Valley, Sabah. (Vol. 2).
Paramitha, I. G. A. A. P., . I. Gede. , P. A., & Made, P. (2010). Keanekaragaman Anggrek Epifit di Kawasan Taman Wisata Alam Danau Buyan-Tamblingan. Jurnal Metamorfosa , 1(1), 11–16.
Puspaningtyas D.M. (2005). Studi Keragaman Anggrek di Cagar Alam Gunung Simpang, Jawa Barat. Biodiversitas, 6(21), 103–107.
Richard Evans Schultes, & Arthur Stanley Pease. (1963). Generic names of orchids : their origin and meaning" Statement of Responsibility. Academic Press.
Rikardus, P. H., & Ardian, H. (2017). Analisis Keanekaragaman Jenis Anggrek Alam (Orchidaceae ) Pada Hutan Lindung Gunung Semahung Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. . . Jurnal Hutan Lestari, 5(2), 292–299.
Sadili, A. (2013). Jenis Anggrek (Orchidaceae) di Tau Lumbis, Nunukan, Propinsi Kalimantan Timur: Sebagai Indikator Terhadap Kondisi Kawasan Hutan. Jurnal Biologi Indonesia , 9(1), 63–71.
Saidi, R., Nur’adqiah, N., Muzri, Y., Pahlawan, R., Sugandi, D., & Ridwana, R. (2020). Pemanfaatan Citra Landsat 8 untuk Identifikasi Sebaran Vegetasi di Kecamatan Pangandaran. JurnalPendidikanGeografi, 7(1), 1-14.
Siregar, C. (2008). Exploration and Inventory of Native Orchid Germplasm in West Borneo, Indonesia. HortScience, 43(2), . 554-557.
Sudarso, D., Astiani, D., & Ekamawanti, H. A. (2020). KEANEKARAGAMAN JENIS ANGGREK ALAM EPIFIT PADA BERBAGAI TUTUPAN TAJUK HUTAN DI DESA BALAI SEBUT KABUPATEN SANGGAU (The Diversity of Epiphytic Natural Orchid Species in Various Forest Canopy Cover in the Balai Sebut Village Sanggau District) (Vol. 8, Issue 1).
Sugiyarto, L., Umniyatie, S., & Henuhili, V. (2016). Keanekaragaman Anggrek Alam dan Keberadaan Mikoriza anggrek di Dusun Turgo Pakem, Sleman Yogyakarta. In J. Sains Dasar (Vol. 5, Issue 2).
Sujalu, A. P. ,. (2008). Analisis vegetasi keanekaragaman anggrek epifit di hutan bekas Tebangan, hutan penelitian Malinau (MRF)-Cifor. Media Konservasi, 13(3), 1–9.
Suryani Tahier, S., Haryani, T. S., & Wiedarti, S. (2018a). KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM TELAGA WARNA, PUNCAK, BOGOR. In Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup (Vol. 18, Issue 2). https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia
Suryani Tahier, S., Haryani, T. S., & Wiedarti, S. (2018b). KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM TELAGA WARNA, PUNCAK, BOGOR. In Ekologia : Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup (Vol. 18, Issue 2). https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia
Sylva Lestari, J., Albarkati, K., & Yusnita, dan. (2017). THE CONDITION OF POPULATION AND DISTRIBUTION PATTERNS OF Eria spp. ORCHIDS AT BALIK BUKIT RESORT ON BUKIT BARISAN SELATAN NATIONAL PARK. 5(1), 1–13.
Tagentju, R., Toknok, B., & Korja, I. N. (2020). Kondisi Lingkungan Fisik Habitat Anggrek Terestrial di Kawasan Taman Nasional Lore Lindu Desa Mataue Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi. Jurnal Warta Rimba, 8(1).
Wigunanti, R., Muhammad, R., Rahmansyah, R., A’yun, Q., Oktaviana, A. K., Haikal, D., Ihsan, M., Sultan, N., & Riau, S. K. (2024). Pengaruh Kerapatan Vegetasi Terhadap Kenaikan Land Surface Temperature (LST) di Area Gunung Parang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.
Wood, J. J., & Cribb, P. J. (1994). A Checklist of The Orchids of Borneo. Royal Botanic Garden. KEW. United Kingdom.
Wulanesa, W. O. S., Soegianto, A., & Basuki, N. (2017). Eksplorasi dan Karakterisasi Anggrek Epifit di Hutan Coban TrisulaKawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Jurnal Produksi Tanaman, 5(1), 125–131.
Wulffraat, S. (2012). The Environmental Status of the Heart of Borneo The Heart of Borneo Declaration. WWF’s HoB Initiative.
Xue, J. , & Su, B. (2017). Significant remote sensing vegetation indices: A review of developmentsandapplications. Journalofsensors, 1–17.
Yulia, N. D. ,. (2007). Keragaman Anggrek epifit di kawasan hutan alam Desa Petarikan, Kabupaten Kota Waringin Barat-Kalimantan Tengah. Buletin Kebun Raya Indonesia, 10(2), 46–50.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



