Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) Sebagai Dasar Pengelolaan Agroforesry di Perhutanan Sosial Tlekung

Land Suitability Evaluation and Erosion Hazard Level as a Basis for Agroforestry Management Social Forestry

Penulis

  • nur faras radya ismaya universitas muhammadiyah malang
  • sukma arty purwa aditya universitas muhammadiyah malang
  • desi nurmalasari universitas muhammadiyah malang
  • alfaro catya wahyu raka wardana universitas muhammadiyah malang
  • febri arif cahyo wibowo universitas muhammadiyah malang
  • nugroho tri waskitho universitas muhammadiyah malang

DOI:

https://doi.org/10.59465/jpht.v23i1.1026

Kata Kunci:

Kesesuaian lahan, agroforestry

Abstrak

Program perhutanan sosial yang diharapkan menjadi jalan tengah dari pembangunan berkelanjutan dengan berbagai konsep pengelolaan hutan memberikan dampak positif namun disisi lain masih menghadapi beberapa tantangan dan permasalahan. Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuan fisik tanah dapat menjadi permasalahan. Pemilihan jenis dan komposisi tanaman pada metode agroforestry ini berpengaruh pada kondisi tanah. Pemilihan tanamanan yang tidak sesuai dengan kondisi lahan berdampak pada meningkatnya erosi dan penurunan kesesuaian lahan. Penyebab utama menurunnya kualitas dan kesuburan tanah disebabkan oleh terjadinya erosi. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kesesuaian lahan serta tingkat erosi pada kawasan perhutanan sosial di Tlekung sebagai dasar dalam perencanaan dan pengelolaan agroforestry yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan analisis spasial metode USLE (Universal Soil Loss Equation) untuk memperkirakan laju erosi tanah rata-rata pertahun pada suatu lahan. Hasil analisis menunjukkan kesesuaian lahan untuk tanaman kopi pada hutan lindung memperoleh kelas S2f sedangkan hutan produksi S3fm dengan faktor pembatas retensi tanah dan terrain/potensi mekanis. Tingkat bahaya erosi pada hutan lindung memperoleh nilai 0.01 ton/ha/thn dengan kelas sangat rendah sedangkan hutan produksi memperoleh nilai 0.16 ton/ha/thn dengan kelas rendah. Perencanaan konservasi yang sesuai dapat dilakukan dengan konservasi mekanik, yaitu dengan memperbaiki pengelolaan lahan (P) dengan membuat teras kontur pada hutan produksi.

Referensi

Adilah, R., & Chofyan, I. (2019). Penerapan Konsep Bukit Berteras Dengan Kombinasi Tanaman Campuran. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 16(1), 29–36.

Aisy, R., Sukmono, A., & Firdaus, H. S. (2023). Analisis Perubahan Laju Erosi Pada Sub DAS Kaduang Tahun 2016-2021 Dengan Metode Universal Soil Loss Equation (USLE). Jurnal Geodesi Undip, 12(2), 111–120.

Ame, M. A., Wei, W., Zhang, S., Liu, W., & Chen, L. (2025). The Effects of Rainfall and Terracing – Mulch Combinations on Soil Erosion in a Loess Hilly Area , China : Insights from Plot Simulations and WEPP Modeling. Land, 14, 1–18.

Aminah, & Nuraeni. (2024). Evektivitas Pengolahan Tanah dan Pengapuran Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Merah ( Phaseolus vulgaris L ) The Effectiveness of Soil Management and Liming on The Growth and Production of Red Beans ( Phaseolus vulgaris L ). Jurnal Galung Tropika, 13(April), 11–18.

Anggraini, C., Dasrizal, & Zuriyani, E. (2023). Analisis Erodibilitas Tanah di DAS Kampar Bagian Hiir Kabupaten Pelalawan. El-Jughrafiyah, 03(02), 95–104.

Aqilla, A. R. (2024). Perhutanan Sosial: Memberdayakan Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2, 437–440.

Asrul, Merlin, Rahim, M. R., Rejki, M., & Zakaria. (2025). Dampak Erosi terhadap Peningkatan Risiko Banjir di Daerah Aliran Sungai Lomaya Kabupaten Bone Bolango The Impact of Erosion on Increasing Flood Risk in the Lomaya River Watershed Bone Bolango Regency. Jurnal Geografi, Lingkungan & Kesehatan, 3(1), 1–6.

Aytenew, M., & Bore, G. (2020). Effects of Organic Amendments on Soil Fertility and Environmental Quality : A Review. 8(5), 112–119. https://doi.org/10.11648/j.jps.20200805.12

Azmi, E. N. (2019). Dinamika Temperatur dan Kelembaban Tanah Serta Dampaknya Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kopi Dalam Sistem Agroforestry. Skripsi.

Bortolini, D., Cassol, L. C., Piva, J. T., Bosi, C., & Rocha, K. F. (2016). Surface applied lime dynamics and base saturation index in a consolidated no-tillage area. 7(March), 473–485. https://doi.org/10.14295/CS.v7i4.1530

Dugalic, M., Boškovi´, L. R., Latkovic, D., Rajicic, V., Terzic, D., & Zivotic, L. (2025). Effect of Lime , Mineral Fertilizer and Manure on Soil Characteristics and Yield of Four Maize Hybrids. Agronomy, 1–19.

Fadilla, U., Nusantara, R. W., & Manurung, R. (2017). Analisis Beberapa Sifat Kimia Tanah Terhadap Peningkatan Produksi Kelapa Sawit pada Tanah Pasir di Perkebunan Kelapa Sawit Selangkun. Agrikultura, 28(1), 15–20. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v28i1.12294

Farid, A. M., Fahreza, F. A., Prasetyo, D. P. C., & Firmansyah, S. H. (2022). Perhutanan Sosial Sebagai Alternatif Solusi Meminimalisasi Deforestasi Di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bina Hukum Lingkungan, 7(1), 130–149. https://doi.org/10.24970/bhl.v7i1.305

Farikha, A., Wijaya, K., & Purwadi. (2023). Jurnal ecosolum. Jurnal Ecosolum, 12(2), 128–144. https://doi.org/10.20956/ecosolum.v12i2.29361

Gumilang, D., Rahman, F. A., Yuhardi, E., & Supriyadi, S. (2025). Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Padi Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Bangkalan. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, November, 1139–1152.

Gunawan, H., & Afriyanti, D. (2019). Potensi Perhutanan Sosial dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Restorasi Gambut. Jurnal Ilmu Kehutanan, 13(2), 227. https://doi.org/10.22146/jik.52442

Hamdhan, I. N., Anugrah, R. F. V., Hulwun, S., Awalia, A., Faculty, P., & Author, C. (2023). Terracing Slope Stability Analysis Using Bio-Engineering Soil Reinforcement With 3D Model Approach. International Journal of GEOMATE, 25(110), 235–242.

Hatta, H. R., Maharani, S., Arifin, Z., & Annisa, M. (2018). Rancang Bangun Sistem Pemilihan Tanaman Untuk Lahan Pertanian. Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 13(2), 102–104.

Judijanto, L., & Suparwata, D. O. (2025). Peran Vegetasi dalam Mengurangi Risiko Pergerakan Tanah di Musim Hujan. Jurnl Geosains West Science, 3(01), 21–27.

Kamisa, & Kartika, T. (2024). Analisis Penentuan C-Organik Pada Sampel Tanh Secara Speltrofotometer UV-Vis. Jurnal Indobiosains, 6(2), 74–80.

Kurniasih, M., Azhari, D. F., Hudzwah, R. A., Rohmat, D., & Handayani, T. (2025). Pemetaan Sebaran Tingkat Bahaya Dan Laju Erosi Di DAS Brantas Tahun 2025 Menggunakan Metode RUSLE ( REVISED UNIVERSAL SOIL LOSS EQUATION ). Jurnal Geosains Dan Teknologi, 8(2), 105–123. https://doi.org/10.14710/jgt.8.2.2025.105-123

Lesmana, S. B. (2022). Analisis Erodibilitas Serta Panjang dan Kemiringan Lereng Pada DAS Clangap Mrawu Dengan Aplikasi Arcgis. Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(10). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i10.12934

Listia, E., Pradiko, I., Syarovy, M., Hidayat, F., Ginting, E. N., & Farrasati, R. (2019). Pengaruh Ketinggian Tempat terhadap Performa Fisiologis Tanaman Kelapa Sawit ( Elaeis Guineensis Jacq .). Jurnal Tanah Dan Iklim, 43(1), 33–42.

Lumbanraja, P., Pandiangan, S., & Pelawi, K. P. (2021). Intensitas Cahaya dan Dosis NPK Menentukan Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.). AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 24(2), 93–97. https://doi.org/10.30596/agrium.v24i2.8191

Manurung, K. G., & Elias. (2025). Evaluasi Kesesuaian Lahan Agroforestri Berbasis Tanaman Hortikultura di Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Jurnal ForestIndo, 2(1), 237–248.

Muamalah, A. S. Al, Tjoneng, A., & Syarif, M. M. (2024). Penentuan Nilai Erodibilitas Tanah Pada Kemiringan Lereng di Atas 15% Pada DAS Jenelata Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal AGrotekMAS, 5(1), 100–108.

Musakkir, Tjoneng, A., & Syarif, M. (2024). Menentukan Nilai Erodibilitas Tanah (K) Pada Jenis Tanah di Sub Das Jenelata. Jurnal AGrotekMAS, 5(2), 203–213.

Nadaf, S. A., & Bora, A. R. (2021). Nutrients Status in Arabica Coffee ( Coffea Arabica L ) Soils of Non-Traditional Area ( NTA ). International Journal of Plant & Soil Science, 33(13), 17–22. https://doi.org/10.9734/IJPSS/2021/v33i1330490

Nurhartanto, N., Zulkarnain, Z., & Wicaksono, A. A. (2021). Analisis Beberapa Sifat Fisik Tanah Sebagai Indikator Kerusakan Tanah Pada Lahan Kering. Journal of Tropical AgriFood, 4, 107–112. https://doi.org/10.35941/jatl.4.2.2022.7001.107-112

Octavia, A., Gunardi, D. W., Iswandaru, D., & Setiawan, A. (2023). Potensi Agroforestri Untuk Mendukung Biorospekting. Jurnal Hutan Lestari, 11(4), 1068–1079.

Oktaviani, N., Suriadikusumah, A., & Arifin, M. (2024). Perubahan Iklim Mikro dan Produksi Kopi Arabika ( Coffea arabica L .) pada Daerah Aktivitas Geothermal PLTP Kamojang di Kabupaten Bandung. Jurnal Agrikultura, 35(3), 400–412.

Pasaribu, P. H. P. (2023). Analisis Faktor Erodibilitas Tanah Penyebab Erosi di Desa Merdeka Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 3, 36–40.

Pasaribu, P. H. P. (2024). Analisis Kelerengan , Jenis Tanah dan Curah Hujan Untuk Arahan Penggunaan Lahan di Desa Merdeka. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 3, 30–35.

Prandono, T. (2025). Perbandingan Kinerja Interlocking Stone Sebagai Penahan Tanah Dengan Perlindungan Vegetasi dan Non-Vegetasi Terhadap Laju Erosi. Jurnal Sosial Dan Teknologi (SOSTECH), 5(10), 4128–4139.

Prihantoro, I., Permana, A. T., Aditia, E. L., & Waruwu, Y. (2023). Efektivitas Pengapuran dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum ( Sorghum bicolo r ( L .) Moench ) sebagai Hijauan Pakan Ternak. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(April), 297–304. https://doi.org/10.18343/jipi.28.2.297

Purnamasari, I., Sanjaya, R. I., Rachman, F., Setyo, B., & Priyono, E. (2024). Kajian Distribusi C Organik dan Kadar Air Tahan di Lahan Kopi Robusta Kabupaten Jember Dengan Ketinggian Berbeda Pada Akhir Musim Penghujan. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 135–142. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.15

Raco, B., Wicaksono, A., Triweko, R. W., Erosi, L., Erosi, T. B., & Lahan, T. (2022). Tingkat Bahaya Erosi Akibat Perubahan Tutupan Lahan Pada Daerah Tangkapan Air Danau Tondano. Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 63–76.

Regassa, M. D. (2024). Impression of the Effects of Climate Change on Genetic Resources and Coffee ( Coffea arabica L .) Production. American Journal of Life Sciences, 12(6), 157–163.

Rianto, D. jumat. (2023). Analisis Nilai Erodibilitas Tanah Terhadap Prediksi Kejadian Erosi Lahan Bekas Tambang Batu Bara. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(2), 22–30.

Rini, I. P., Nurtanti, R. A., Chatistareta, E. Z., Parawida, A. T., Nabiilah, A. D. Q., Hadyansyah, E. I., & Daffa, F. R. (2025). Peran Terasering Dalam Menekan Laju Erosi Tanah Pada Lahan Pertanian. Jurnal Warta Sumber Daya Lahan Pertanian, 2(2).

Ristanti, D., & Edi, P. (2023). Sifat Fisika Tanah Pada Tipe Penggunaan Lahan Yang Berbeda di Kecamatan Pujon, Jawa Timur, Indonesia. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 27–33.

Riyanto, I. A., Hendrayana, H., Sambodo, A. P., Widyaningsih, Yu., & Jayanto, G. D. (2024). Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kopi pinggiran di Daerah Tangkapan Pemetaan mobilitas penduduk di kawasan Kota Bandung Air ( DTA ) Danau Toba. Makalah Geografi Indonesia, 38(2), 90–104. https://doi.org/10.22146/mgi.70636

Sahido, W. P. M., Rahim, Y., Dude, S., & Rahman, R. (2025). Prediksi Erosi Menggunakan Metode Usle (Universal Soil Loss Equation) Dan Sistem Informasi Geografis (Sig) Di Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 9(1), 92–103. https://doi.org/10.33096/agrotek.v9i1.715

Sarminah, S., Gultom, U. A., & Ramayana, S. (2022). Estimasi Erodibilitas Tanah dan Identifikasi Jenis Erosi di Wilayah Pasca Tambang Batubara. Jurnal Agrifor, XXI(1), 13–26.

Sarminah, S., Sari, D. W., & Aipassa, M. I. (2023). Analisis tingkat bahaya erosi pada lahan terdegradasi. ULIN: Jurnal Hutan Tropis, 7(2), 167. https://doi.org/10.32522/ujht.v7i2.10674

Setiawan, W., Hazriani, R., & Krisnohadi, A. (2022). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Karet dan Padi di Desa Lembah Beringin Kecamatan Nanga Mahap. Skripsi.

Sholikah, D. H., Salsabila, S., Husada, A. J., Naufal, R., & Wicaksono, K. S. (2024). Studi Karakteristik Fisika Tanah Zona Perakaran dan Produksi Tanaman Kopi ( Coffea sp .) di Kecamatan Wajak , Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(3), 731–742. https://doi.org/10.14710/jil.22.3.731-742

Simbolon, L. E., Bintang, & Sembiring, M. (2020). Hubungan Ketinggian Tempat, Kemiringan Lereng dan Sifat Kimia Tanah Terhadap Produksi Kopi Arabika di Kecamatan Bonotua Lunasi, Kabupaten Tobasa, Sumatra Utara. Jurnal Online Agroekoteknologi, 8(2337), 1–9. https://doi.org/10.32734/jaet

Sitepu, F., Selintung, M., & Harianto, T. (2017). Pengaruh Intensitas Curah Hujan dan Kemiringan Lereng Terhadap Erosi yang Berpotensi Longsor. Jurnal JPE, 21(1). https://doi.org/10.25042/jpe.052017.03

Suryani, I. (2014). Kapasitas Tukar Kation (KTK) Berbagai Kedalaman Tanah Pada Areal Konservasi Lahan Hutan. Jurnal Agrisistem, 10(2), 99–106.

Titing, D., Pudjiwanti, E. H., & Mansyur, I. N. (2025). Tingkat Bahaya Erosi Berbasis USLE, MUSLE, dan RUSLE Dengan Penerapan SIG pada Lahan Pertanian di Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 13(2).

Usman, S., Amana, S. M., & Jayeoba, J. O. (2025). Evaluation of surface soil quality and land suitability for agricultural soils affected by soil erosion. Discover Soil. https://doi.org/10.1007/s44378-025-00031-w

Van, L. N., Herrmann, L., Le, T., Van, C. N., Enez, A., & Brau, L. (2026). Soil properties in fl uence the prevalence of soilborne pathogens in Robusta coffee and black pepper systems in Vietnam ’ s Central Highlands ☆. Ecological Frontiers, 46(1), 293–305. https://doi.org/10.1016/j.ecofro.2025.09.007

Wibowo, F. A. C., Triwanto, J., Tri Kurniawan, E., & Muttaqin, T. (2020). Strategi Perbaikan Sistem Agroforestri Dan Konservasi Lahan Di Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 15(1), 36–47. https://doi.org/10.31849/forestra.v15i1.3651

Wibowo, F. A. C., Waskith, N. T., Prasetyo, B., & Wahidiah, T. (2024). Dampak Pasca Kebakaran Hutan terhadap Sifat Fisik dan Sifat Kimia Tanah di Gunung Panderman. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 1–16.

Wijaya, K., & Afifuddin, M. (2023). Prediksi Tingkat dan Bahaya Erosi Pada Berbagai Penggunaan Lahan di Wilayah Kecamatan Pujon dengan Metode Universal Soil Loss Equation. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 25(2), 82–90.

Wijaya, Y. G., Budiyanto, S., & Purbajanti, E. D. (2024). Evaluasi Kesesuaian Lahan Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Tanaman di Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 233–245. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.25

Yamani, A., Rudy, G. S., Agustina, A., & Rosidah. (2025). Analisis Kesesuaian Lahan Tanaman Agroforestry di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Hutan Tropis, 13(1), 118–130.

Yuliana, Aji, I. M. L., & Sari, D. permata. (2025). Prediksi erosi dengan metode Universal Soil Loss Equation ( USLE ) di DAS Kerandangan Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Hutan Tropis, 9(1), 60–73.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

nur faras radya ismaya, sukma arty purwa aditya, desi nurmalasari, alfaro catya wahyu raka wardana, febri arif cahyo wibowo, & nugroho tri waskitho. (2026). Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) Sebagai Dasar Pengelolaan Agroforesry di Perhutanan Sosial Tlekung: Land Suitability Evaluation and Erosion Hazard Level as a Basis for Agroforestry Management Social Forestry. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 23(1), 33–46. https://doi.org/10.59465/jpht.v23i1.1026